Tag: Kuliner

Marimas, Minuman Rasa Buah yang Enak, Bikin Adem, dan Tidak Bikin Batuk!

Halo para pembaca dan selamat datang lagi di blog saya! Terima kasih telah meluangkan waktu untuk memahami dan mempelajari konten di sini, pastinya setelah Anda menyelesaikan aktivitas dan menghabiskan hari menyegarkan pikiran. Apa yang kali ini akan saya bahas?

Salah satu bidang yang saya minati adalah kuliner, tentu bukan soal menjajal resep baru melainkan hanya sekadar mencicipi makanan dan minuman lezat. Terkadang, jarak dan waktu bukan masalah bagi saya asalkan ada teman yang menemani dan mau membayari, alias saya membantunya menghabiskan makanan yang dia beli. Nah, mengapa harus dua sekaligus, makanan dan minuman? Makanan enak dan minuman tak enak, bukan kombinasi yang pas. Makanan tak enak dan minuman enak, juga bukan kombinasi yang pas. Rasa makanan penting untuk menjaga nafsu makan kita, sedangkan rasa minuman penting untuk menjaga mulut tetap terasa enak setelah makan. Permasalahannya, apakah kita selalu memiliki waktu dan budget untuk makan dan minum di luar? Apakah tempat makan baru yang enak dan nyaman selalu meluncur setiap saat?

Koleksi dokumentasi minuman yang pernah dicoba oleh penulis.

Koleksi dokumentasi minuman yang pernah dicoba oleh penulis.

Ketika sedang dilanda kesibukan dengan intensitas maksimal, jangankan meluangkan waktu untuk makan dan minum di luar, makan di rumah saja sudah tak sempat dan menahan lapar menjadi pilihan. Dengan ekstremitas seperti ini saja, tidur malam tetap tak terhindarkan. Ketika mulut terasa haus dan hambar, masalah semakin bertambah untuk mendapatkan minuman yang enak dan sehat. Di saat-saat seperti ini, salah konsumsi sedikit saja, niat memanjakan mulut bisa mengundang penyakit yang mengganggu hari-hari. Uhuk, uhuk, batuk membuat hidup menjadi tak nyaman baik bagi diri sendiri maupun orang-orang di sekitar kita. Belum lagi kalau merembet ke radang tenggorokan, semakin tersiksa ya? Leher terasa sakit, sulit berbicara, badan memanas, ini bukan hanya pengandaian melainkan saya sendiri sudah pernah merasakannya. Jadi, memilih minuman itu bukan sekadar enak, tetapi harus #KeepFresh, #BikinAdeeemmm, dan #EnggaBikinBatuk. Kalau seperti ini, apakah akan menguras kantong dalam-dalam? Apakah kita harus repot untuk membeli buah dan bahan lainnya di pasar atau supermarket, lalu kemudian mengolahnya lagi di rumah sampai bisa dinikmati? Tidak!

Ilustrasi dari www.caramengobatisakittengorokan.com menunjukkan bahwa mengalami batuk dan radang tenggorokan itu menyiksa. Masih mau asal minum?

Ilustrasi dari www.caramengobatisakittengorokan.com menunjukkan bahwa mengalami batuk dan radang tenggorokan itu menyiksa. Masih mau asal minum?

Marimas, #PokoknyaMarimas!
Perkenalkan Marimas minuman serbuk rasa buah pilihan asli Indonesia yang sudah berpengalaman dalam menyenangkan hari-hari kita semua dengan berbagai varian rasanya.

Koleksi varian rasa Marimas, diunduh dari Marimas Shop dan dikolase.

Koleksi varian rasa Marimas, diunduh dari Marimas Shop dan dikolase.

  • Marimas Anggur
  • Marimas Cincau
  • Marimas Cocopandan
  • Marimas Framboze
  • Marimas Jambu Biji
  • Marimas Jeniper (Jeruk Nipis & Jeruk Peras)
  • Marimas Jeruk Nipis
  • Marimas Jeruk Manis
  • Marimas Jeruk Peras
  • Marimas Jeruk Pontianak
  • Marimas Jeruk Segar
  • Marimas Kelapa Muda
  • Marimas Mangga
  • Marimas Mangga Arumanis
  • Marimas Mangkok (Mangga Bangkok)
  • Marimas Melon
  • Marimas Nanas
  • Marimas Sirsak
  • Marimas Teh Cincau
  • Marimas Teh Manis Gula Batu
Seorang ibu menyajikan minuman Marimas seperti diabadikan dalam video YouTube yaitu iklan Marimas karya Agus Merdeka.

Seorang ibu menyajikan minuman Marimas seperti diabadikan dalam video YouTube yaitu iklan Marimas karya Agus Merdeka.

Minuman ini sangat tepat bagi kalian yang menginginkan kesegaran mulut dan menghilangkan rasa haus. Sobek sachet-nya, tuang ke gelas, campurkan dengan air mineral, aduk, cepat dan siap dinikmati. Tempatkan di atas meja untuk menjadi teman pelengkap Anda saat beraktivitas, juga bawa untuk bersantai dalam setiap suasana dan tentunya membuat mulut kalian lebih adem. Satu hal, Marimas bikin adem, tidak bikin batuk dan justru memberikan kekayaan vitamin serta mineral! Berikut semua kelebihan Marimas, silahkan dibaca sendiri ya berikut testimoni dari para pelanggan yang sudah membuktikannya.

Delapan keunggulan produk Marimas.

Delapan keunggulan produk Marimas.

Manfaat kesehatan yang bisa diperoleh dari mengonsumsi produk Marimas.

Manfaat kesehatan yang bisa diperoleh dari mengonsumsi produk Marimas.

Testimoni para pelanggan setia di laman Facebook Marimas.

Testimoni para pelanggan setia di laman Facebook Marimas.

Siapa yang ada di balik Marimas?
Apa rahasia Marimas mampu menghadirkan produk yang memenuhi kebutuhan konsumen dan bertahan di tengah gempuran para pesaingnya di pasar? Kalau kita tanyakan kepada orang-orang, pasti kebanyakan dari mereka mengenal Marimas, paling tidak pernah mendengarnya dan tahu bawah Marimas tidak bikin batuk. Siapakah produsen Marimas? Mereka adalah PT Marimas Putera Kencana, perusahaan asli Indonesia yang bergerak dalam bidang produksi makanan dan minuman (F&B) dengan produk masterpiece-nya berupa minuman serbuk. Kantor pusat sekaligus pabriknya berlokasi di Jalan Candi I, Kawasan Industri Candi Gatot Subroto, Semarang, Jawa Tengah. Selain minuman serbuk Marimas, perusahaan juga memproduksi Milkimas Es Puter, Teh Arum, Marimas Es Lilin, Indosedap Susu Jahe, Serbat Cap Jangkrik Mas, dan Koko Beluk Icepresso.

Laman Facebook Marimas, alamat kantor pusat dan pabrik Marimas, serta lini produk lain yang diproduksi oleh perusahaan.

Laman Facebook Marimas, alamat kantor pusat dan pabrik Marimas, serta lini produk lain yang diproduksi oleh perusahaan.

Perusahaan konsisten meningkatkan dan mengendalikan konsistensi mutu produk dengan menerapkan Quality Management System ISO 9001:2000 (sudah disertifikasi oleh badan sertifikasi dari Australia) dan ISO 22000 (masih dalam tahap penerapan). Demi keselamatan konsumen dan menjauhkan dari kekhawatiran mengingat mayoritas bangsa kita adalah umat Muslim, seluruh produk telah mendapatkan sertifikasi Halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan terdaftar pada Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Pastinya sebelum bisa melenggang di pasaran, produk telah dites secara teliti dan mendalam baik oleh perusahaan maupun lembaga-lembaga tersebut. Oleh karenanya, Marimas aman diminum setiap hari.

Bagaimana perjalanan produksi Marimas?
Marimas yang pertama kali diproduksi adalah varian rasa jeruk segar pada bulan Oktober 1995 di Semarang. Saat itu, produsen masih merupakan home industry kelolaan keluarga, belum menjadi industri nasional. Setelah lebih dari dua puluh tahun berlalu, Marimas menjadi produk dengan varian rasa terbanyak di negeri ini (24 rasa) dan menyebar ke berbagai daerah bahkan luar negeri.

Apakah Marimas hanya bisa dikonsumsi begitu saja?
Wah, ini pasti pertanyaan dari kalian yang suka berkreasi dengan santapan kalian. Apakah bisa membuat minuman ala kalian sendiri bersama Marimas? Ya, inilah #KreasiMarimas. Berikut saya kutip dari laman Facebook dan Instagram Marimas.

Minuman lezat yang bisa dikreasikan dari serbuk Marimas.

Minuman lezat yang bisa dikreasikan dari serbuk Marimas.

Di mana kita bisa mendapatkan Marimas?
Jika Anda tidak membutuhkannya dalam jumlah banyak, membeli di warung, toserba, minimarket, atau supermarket tentu lebih mudah, murah, cepat, dan menyenangkan. Ambil, bayar, pulang, dan langsung nikmati minumannya, masalah selesai dan keinginan terpenuhi. Di sekolah tertentu, anak-anak juga beruntung untuk bisa membeli Marimas yang sudah jadi. Akan tetapi, bagaimana jika Anda ingin menyediakannya dalam jumlah banyak karena takut kehabisan? Untuk kepentingan usaha atau layanan pelanggan (tempat tertentu menyediakan free refill minuman untuk pelanggannya selama menunggu), beli saja langsung dari pihak Marimas yaitu toko online Marimas Shop. Setiap rencengnya dihargai hanya Rp5.000 dan terdiri dari 10 sachet, alias Rp500 saja per sachet-nya. Meskipun dikenakan biaya pengiriman, setelah dibagi-bagi per sachet tentu menjadi tidak signifikan.

Marimas bisa diperoleh di warung terdekat, seperti di warung yang diabadikan di www.igcol.com ini.

Marimas bisa diperoleh di warung terdekat, seperti di warung yang diabadikan di www.igcol.com ini.

Inilah Marimas, Marimas bikin adem dan tidak bikin batuk. Jika ingin mengetahui informasi lebih lanjut, kunjungi website Marimas, laman Facebook, atau laman Instagram. Untuk pembelian, kunjungi website Marimas Shop. Marimas, makin kusuka!

20170702_095118

Kalau bukan kita yang bangga menggunakannya, siapa lagi? Produk Indonesia di hatiku! (Sumber : Wikipedia Indonesia)

Kalau bukan kita yang bangga mengonsumsinya, siapa lagi? Produk Indonesia di hatiku!
(Sumber : Wikipedia Indonesia)

All I Love About Travelling

Berwisata adalah salah satu hobi saya, berwisata adalah kegiatan yang sangat saya nikmati dan sudah menjadi bagian dari hidup saya. Tanpa berwisata, saya merasa hidup seakan tak punya warna. Banyak hal yang saya sukai di dalamnya membuat saya tidak ingin berhenti menjelajah ke berbagai destinasi. So, what do I love about travelling?

Language learning
Berlibur ke suatu tempat akan membuat kita belajar mengenai bahasa yang digunakan di tempat tersebut, bahkan jika tempat tersebut masih di negara kita dan tidak jauh dengan kota tempat kita tinggal. Kita akan mendapatkan kosakata baru dan aksen pengucapannya. Tak jarang setelah kita pulang, kita masih menggunakan kosakata dan aksen baru itu ketika berbicara. Misalnya, orang Jakarta berlibur ke Bandung, dia akan mendengarkan masyarakat setempat berbicara dalam bahasa Sunda. Seiring komunikasi dengan mereka, dia akan memahami apa arti dari kalimat yang diucapkan dan bagaimana cara mengucapkannya. Tidak harus pindah dan lama menetap di Bandung untuk mengerti apa arti kata “hatur nuhun” atau “wilujeng sumping”, bukan?

Bagaimana dengan bahasa asing? Kita umumnya mempelajari hal ini di berbagai lembaga pendidikan dan pengajarnya sebagian besar masih merupakan orang Indonesia sendiri. Kita bisa menulis, membaca, berbicara, dan mendengar dengan lancar di kelas. Akan tetapi, bagaimana ketika kita harus berlibur ke luar negeri tanpa ditemani penerjemah dan pemandu wisata? Apakah kita berani untuk menggunakan kemampuan kita itu dan apakah masyarakat setempat mengerti aksen yang kita gunakan? Belum tentu. Itulah seni dari travelling.

Menjalin relasi baru
Di tempat kita tinggal, kita merasa hanya memiliki teman yang itu-itu saja. Dia lagi, dia lagi, begitulah yang kita hadapi sehari-hari. Padahal, ketika kita mengikuti program liburan bersama rombongan tur, bisa jadi kita akan bertemu dengan orang yang sebenarnya tinggal tidak jauh dari kita tetapi kita belum pernah mengenalnya. Di sinilah travelling berperan dalam menjalin relasi baru dan relasi tersebut dimulai dengan hal yang menyenangkan, indah bukan? Terlebih lagi ketika kita berada di tempat orang lain yang belum kita kenal, relasi tersebut akan semakin kuat terasa. Relasi juga mungkin terjadi dengan orang yang kita temui di tempat kita berlibur, baik secara disengaja maupun tidak disengaja. Tanpa sadar, beberapa dari relasi ini bisa memberikan peran mereka di saat yang tidak kita duga sebelumnya.

Kuliner
Tidak afdol berlibur ke suatu tempat tanpa mengenal makanan khas tempat tersebut, inilah salah satu tujuan dari travelling yaitu wisata kuliner. Kita akan mendapatkan banyak inspirasi baru mengenai masakan yang belum pernah kita cicipi, bahkan kita kenal sebelumnya. Terkadang masakan tersebut dibuat dari bahan yang umum kita gunakan, tetapi kita belum pernah terpikir mengenai olahan dengan hasil seperti masakan itu. Tidak hanya cita rasa kuliner, menarik pula untuk diperhatikan variasi cara menyantap hidangan yang ada.

Serabi, wedang ronde, kembang tahu, dan colenak yang saya nikmati dalam kegiatan travelling ke Bandung.

Serabi, wedang ronde, kembang tahu, dan colenak yang saya nikmati dalam kegiatan travelling ke Bandung.

Habits observation
Ketika travelling, kita akan memperhatikan pula bagaimana cara masyarakat setempat berperilaku dalam hal-hal yang biasa mereka lakukan, baik itu berupa perilaku positif maupun perilaku negatif. Perilaku positif harus kita terapkan dalam hidup kita, misalnya menjaga kebersihan dan bertutur kata dengan lembut. Bagaimana dengan perilaku negatif? Cegahlah agar kita tidak melakukannya.

Shopping
Travelling tidak pernah lepas dari belanja, entah apa yang dibelanjakan. Makanan khas dari tempat tersebut yang bisa dibawa pulang tentu akan dibeli untuk dimakan di rumah, baju yang terlihat bagus dan nyaman dipakai juga dibawa pulang, tas yang terlihat kuat, ringan, dan besar akan dibeli untuk dibawa pulang. Semua belanjaan dibawa pulang. Di sinilah seni travelling yang saya suka dari kegiatan berbelanja. Semua baju yang masih belum digunakan dan sudah kotor tentunya harus dibawa pulang bersamaan dengan belanjaan. Permasalahannya, jumlah tas dan koper yang dibawa terbatas. Maskapai penerbangan pun membatasi berat bagasi dan bawaan kabin yang boleh dibawa. Alhasil saya harus bekerja sama dengan anggota keluarga dan sesama wisatawan yang saya kenal sehingga kami semua bisa membawa pulang belanjaan tanpa harus membayar biaya ekstra akibat kelebihan beban.

Cinderamata yang saya beli dari kegiatan travelling, mulai dari minatur candi, kerupuk, dodol, cokelat, makanan ringan, hingga produk Batik.

Cinderamata yang saya beli dari kegiatan travelling, mulai dari minatur candi, kerupuk, dodol, cokelat, makanan ringan, hingga produk Batik.

Adventure
Setiap kesempatan untuk menjelajah tempat baru sendirian selalu diusahakan untuk dimanfaatkan dengan maksimal. Ketika berjalan sendirian, rasa petualangan begitu saya nikmati untuk menemukan hal-hal yang belum pernah saya ketahui sebelumnya. Mengingat saya belum pernah mengetahui hal tersebut, saya akan benar-benar berkonsentrasi untuk melihat dan mendengar sepanjang perjalanan.

Fotografi

Pemandangan di destinasi travelling yang saya abadikan.

Pemandangan di destinasi travelling yang saya abadikan.

Ini adalah hal yang paling saya sukai dalam melakukan kegiatan travelling. Untuk menjadi kenangan kelak, saya tidak pernah lupa mengabadikan pemandangan, objek-objek menarik, dan makanan khas yang saya cicipi di tempat yang saya kunjungi menggunakan kamera ponsel. Selama berlibur, saya selalu mengisi baterai ponsel hingga penuh setiap berada di penginapan. Foto-foto ini juga bisa dibagikan melalui jejaring sosial atau dikumpulkan untuk menjadi penunjang buku wisata yang saya tulis, seperti dalam seri “Ayo Jelajah Indonesia”.

Akun Instagram dan buku travelling, tempat saya menuangkan pengalaman saya.

Akun Instagram dan buku travelling, tempat saya menuangkan pengalaman saya.

Itu semua adalah hal-hal yang saya sukai dari kegiatan travelling. Itu cerita saya, bagaimana dengan Anda? Anda juga memiliki hak dan keinginan untuk travelling seru bukan?

Seorang traveller yang baik selalu memerhatikan semua detil kegiatannya dengan baik sejak persiapan, mulai dari menentukan destinasi yang akan dikunjungi, akomodasi dan transportasi yang dipilih, hingga dokumen yang harus dipersiapkan. Setelah pulang dari kegiatan travelling, traveller akan membuat cadangan dari seluruh foto yang diabadikan dan membagikannya pula untuk dilihat oleh orang lain. Menentukan destinasi bisa dilakukan dengan mengunjungi situs pariwisata, begitu pula dengan akomodasi dan transportasi. Memesan kamar penginapan dan tiket pesawat atau kereta api bisa dilakukan melalui internet, begitu juga dengan paspor yang sekarang bisa diajukan secara daring. Membuat cadangan foto tidak harus dengan mencetaknya, cukup unggah ke akun cloud storage atau bagikan di situs jejaring sosial. Untuk itu, jangan setengah-setengah dalam menciptakan kegiatan travelling yang tak terlupakan. Libatkan internet ultra cepat dalam setiap tahapannya dan Anda akan mendapatkan pengalaman tiada dua.

Internet ultra cepat? Internet seperti apa itu? Internet dengan koneksi cepat dan stabil tentunya, yaitu internet dari jaringan MyRepublic besutan Sinarmas. Sinarmas adalah grup perusahaan dengan reputasi dan komitmen besar terhadap setiap produk dan layanan yang dipasarkan, termasuk di bisnis komunikasi dengan segudang pengalaman dan investasi yang ditanamkan. Tunggu apa lagi? Mari rencanakan kegiatan travelling-mu dan persiapkan dengan jaringan internet ultra cepat!

Satu lagi, ingin membiasakan diri mendengar ucapan berbahasa Inggris dan mendambakan liburan ke Jerman? DW TV bisa menjadi jawaban, stasiun televisi ini mengudara juga di Asia dan beberapa programnya memberikan gambaran mengenai petunjuk travelling di Jerman, termasuk salah satunya adalah Check-In.