Biasanya, saya akan lebih mengunggulkan laptop konvensional. Layarnya besar, performanya canggih, tidak ada yang perlu diragukan. Tidak semua laptop konvensional itu berat dan tebal, banyak juga yang ringan dan tipis. Harganya? Cukup terjangkau. Mungkin seperti itu pula Anda akan berpikir jika harus memilih sebuah laptop. Laptop 2in1, apa itu? Apa bedanya dengan laptop konvensional?

Selama ini, begitu pula yang terjadi di kelompok kami. Setiap kali membicarakan laptop 2in1, kami hanya tertawa dan menganggapnya tidak berguna. Ketika ada salah satu rekan yang membawanya untuk pertama kali, kami juga menganggapnya sebagai benda yang lebih mahal dan tidak berguna. Layarnya bisa dilepas dari keyboard dock menjadi sebuah tablet, dipasang kembali menjadi sebuah laptop, itu saja keunikannya. Mengapa tidak membeli satu tablet dan satu laptop saja kan, kalau butuh tablet ya bawa tablet dan kalau butuh laptop ya bawa laptop? Kami baru merasakan manfaatnya ketika kami harus mempersiapkan sebuah teks dengan jumlah kata yang cukup panjang dan dalam waktu singkat. Setelah saya selesai mengetik dengan konfigurasi laptop, rekan lain yang bertugas memeriksa teks tersebut menggunakan konfigurasi tablet bisa membaca dengan nyaman seperti membaca buku konvensional. Ketika teks tersebut dipresentasikan, kami tidak memerlukan operator yang secara khusus duduk untuk menaikturunkan teks, layar bisa diputar ke arah kami dan kami kendalikan hanya dengan usapan jari.

IMG_20170915_211149

Dengan demikian, kemudahan kami dapatkan dan pendengar pun puas dengan presentasi kami. Sejak itulah, kami jadi paham dengan laptop 2in1 dan manfaatnya, beberapa dari kami bahkan ingin langsung bergerak cepat untuk mendapatkannya.

Perbandingan fungsi laptop konvensional dan laptop 2in1, diunduh dari www.laptopmag.com.

Fleksibilitas penggunaan
Layar diputar sehingga ketika laptop dilipat, Anda bisa menggunakannya seperti tablet dalam posisi berdiri? Dilepas menjadi tablet, digabung menjadi laptop layar sentuh? Juga bisa. Inilah keunggulan laptop 2in1, mobilitasnya tinggi, ramping, keren, dan bisa digunakan dalam berbagai cara.

IMG_20170915_211131

  • Saya sendiri lebih senang menggunakan mode laptop ketika harus mengetik. Terbiasa menggunakan keyboard tentu membuat saya bisa mengetik lebih cepat hanya dengan sesekali menatap tombol-tombol huruf, lain halnya jika saya tidak menggunakan keyboard untuk mengetik dan tentunya hal tersebut memakan waktu lebih lama.
  • Sedangkan, mode tablet digunakan ketika bermain game (khususnya yang melibatkan sensor gerak, misalnya game balap mobil), membaca buku (khususnya jika ukuran tulisannya kecil dan ukuran kertasnya panjang), dan berselancar di dunia maya (memudahkan proses scroll dan zoom).
Menggunakannya dalam mode tablet bersama stylus untuk menggambar dan menulis.

Menggunakannya dalam mode tablet bersama stylus untuk menggambar dan menulis.

Fleksibilitas pilihan ukuran layar
Apakah karena laptop ini tipis dan ringan jadi ukuran layarnya pasti kecil? Tidak juga, tersedia berbagai pilihan ukuran layar sesuai selera, mulai dari 10.1″ (seukuran layar netbook) sampai 14″ (seukuran layar laptop konvensional pada umumnya).

  • Untuk kebutuhan saya, saya sendiri akan memilih laptop 2in1 dengan layar 10.1″ sehingga bisa masuk dan muat dengan mudah di berbagai tas berbeda, bahkan tas punggung (backpack) berukuran kecil sekalipun. Diletakkan di meja yang berukuran kecil pun tidak akan mengganggu aktivitas saya. Laptop 2in1 dengan ukuran ini hanya membebankan massa sekitar 1,01 kg, lebih ringan dari membeli laptop konvensional dengan ukuran serupa ditambah dengan sebuah tablet secara terpisah.
  • Bagaimana jika Anda memilih layar yang lebih besar? Untuk laptop dengan layar 14″, massanya hanya 1,36 kg. Sudah 2in1, lebih ringan dari laptop konvensional dengan ukuran layar yang sama.

IMG_20170916_091420

IMG_20170916_091610-1

Kehandalan performa
Laptop 2in1 yang saya maksud di sini bukan laptop 2in1 biasa dengan performa yang tidak jelas standarnya, tetapi laptop Intel 2in1. Sebagaimana kita tahu, Intel adalah pemain lama di bisnis prosesor komputer yang sudah sangat berpengalaman dalam menghadirkan performa memuaskan untuk memenuhi kebutuhan komputasi penggunanya. Berikut adalah manfaat dari kombinasi performa tinggi dan konsumsi daya hemat pada laptop Intel 2in1.

  • Mengerjakan tugas dan bermain sesuai cara yang Anda sukai. Nah, ini saya suka sekali sebagai pribadi yang mudah bosan. Ketika sedang ingin serius bekerja di meja kerja, tentunya saya akan menggunakan keyboard dock dan menjadikannya seperti laptop konvensional. Ketika ingin bekerja di tempat tidur, laptop saya lepas dari keyboard dock-nya dan dijadikan sebagai tablet.
  • Menikmati berbagai fitur dan aplikasi yang tersedia dengan kecepatan yang dapat diandalkan, mulai dari hiburan, pembuatan dan editing konten, streaming yang lancar, kejernihan lebih tinggi, dan audio premium, sangat menunjang kreativitas dan kenyamanan saya sehari-hari. Selama ini, saya memang sering menggunakan laptop sebagai perangkat pamungkas untuk menyaksikan siaran balap secara langsung sendirian, rasanya lebih fokus dan pribadi.
  • Menyala dari mode tidur hanya dalam 0,5 detik sampai laptop siap digunakan kembali, pas dengan kebutuhan saya. Seringkali bekerja di ruang bersama, ketika pergi meninggalkan meja kerja tentunya saya akan menidurkan laptop tersebut sehingga keamanan data di dalamnya tetap aman. Kembali lagi? Tentunya saya ingin waktu menyala yang cepat sehingga tidak kehilangan banyak waktu, sesuatu yang dipenuhi oleh laptop Intel 2in1 ini.
  • Penggunaan hingga 9,5 jam nonstop menggunakan baterai berkapasitas 66Wh untuk menonton video 4K favorit dengan sekali mengisi baterai. Saya bisa bepergian membawa laptop tanpa perlu membawa charger dan mencari-cari stopkontak.

IMG_20170915_210950

Berbagai pilihan prosesor dan RAM tersedia untuk Anda sesuai kocek yang dimiliki, mulai dari Intel Atom dengan RAM 1GB sampai Intel Core generasi ke-7 dengan RAM 16GB. Harganya tentu lebih murah dari membeli satu laptop konvensional dan satu tablet dengan ukuran layar dan spesifikasi yang sama. Anda dapat merasakan waktu 6,8X lebih cepat untuk mengonversi video 4K.

IMG_20170915_220429

Untuk saya sendiri, saya tidak membutuhkan spesifikasi yang terlalu tinggi dan muluk-muluk, prosesor dua inti dengan RAM minimal 6GB dan HDD minimal 1TB sudah cukup.

Saat ini saya sedang melirik-lirik laptop mana yang saya inginkan dan katalog online lebih saya sukai atas kelengkapan seri produknya. Datang ke toko membuang waktu dan koleksinya tidak terlalu lengkap, bukan? Nah, laptop 2in1 ini bukan produk sembarangan yang bisa dibayar dengan daun sehingga membelinya pun harus penuh kehati-hatian. Blibli.com sebagai salah satu gerai online terbesar menyediakan berbagai pilihan bergantung pada spesifikasi dan kocek Anda lengkap dengan jaminan garansi resmi, pengiriman ke seluruh Indonesia, harga terbaik, dan cicilan nol persen untuk pengguna kartu kredit bank tertentu.

Screenshot_20170918-063541

Masih berpikir panjang, menginginkan sebuah laptop konvensional plus tablet atau sebuah laptop 2in1? Video ini sangat pas untuk menjawab pertanyaan Anda.